aku menemukan lagi....
untuk yang kesekian kali....
padahal mencoba untuk selalu mengalah
mencoba merobohkan segala keegoisan puing hati
untuk menutup habis segala pintu penerobos masuk
membiarkan.....bahkan mengizinkan
siapapun yang berusaha lewat.....
mengintip, mencari tau tentang rumah kosong
yang sudah lama tak berpenghuni
ku coba menyingkirkan segala rasa takut untuk diberi noktah
mencoba membuka diri.....
walau pada akhirnya mungkin akan sama
hanya rasa simpatik semu belaka
yang tercipta karena ketertarikan pada satu titik.
di setiap jalan pada deretan sekitar hatiku
sering ku temukan batu bertebaran
curam terjal nya jalan yang terus berkelok kelok
tapi mengapa pada akhirnya hampir selalu sama?
hanya fatarmogana biasa.....
tercipta ketika teriknya cahaya yang tak terbendung
bukanlah sebuah genangan air jernih yang asli....
mengapa selalu saja menjadi korban biasnya cinta?
selalu tertipu terhadap pemantulan perasaan
yang ku anggap memang berasal dari cermin hati ketulusan seseorang
padahal...
bayangannya nyata, berdiri tegak dan sangat diperbesar
pada lensa hatiku.....
bahkan aku baginya terpantul dari berkas kabur
yang permukaan perasaannya tak rata....
kemana fokus itu tercipta?
mengapa aku seperti difraksi.....
bagai sisa dari pematahan gelombang oleh celah sempit nya rasa
hanya sebagai...penghalang dari perjalanan hidup mereka
aku tak pernah menyuruh untuk datang.....
mungkin hanya aku yang terlalu terpesona
akan pembiasan rasa yang salah....
aku tau semua nya semu....
tak ada satupun yang sengaja memantulkan rasanya untukku
agar menjadi prisma berbagai macam warna yang indah
aku mungkin memang semu.....terbalik dan diperkecil :'
created by dea nova ariani
Tidak ada komentar:
Posting Komentar